PADAMU YANG
LEMBUT HATINYA
Aku
terpaku pada keadaan , tentang apa yang terjadi aku tak mengerti.
Sebab
menyedihkan adalah satu paket dalam aku.
Pada
lembar malam pekat, aku adalah harapan
yang tak terlihat
Harapan
yang tak mau kamu ketahui, harapan yang tak baik untuk diharapkan .
Semangatku hanya seperti
bulan yang sedang sabit, tak penuh
Barangkali bisa penuh jika suatu nanti Harapanmu itu menjadi aku
Aku sering diretakan oleh anganku sendiri,
Angan yang kian meninggi sedari aku tau Bagaimana kamu.
Aku
adalah sosok yang banyak kurangnya, yang tak punya lebih apapun
Sosok
yang banyak lukanya, yang barangkali jika dibersamakan denganmu
Akan menjadi
sangat merepotkan untukmu
Padamu yang lembut hatinya, yang
senantiasa membangkitkan
Terima kasih, sebab kamu adalah
bahagia yang bertubi tubi
Bahagia yang entah kapan menjadi aku
miliki sepenuhnya.

