mademyself

Posted on 09.30, under

Teruntukmu jiwa yang telah lelah.
Dalam selingan sunyi aku bermunajat
Mengadu dan meminta pada sang Maha segalanya
Selalu saja begitu, barangkali Sang Kuasa telah bosan dengan semua ku.
Ku dekapkan keningku pada selembar sajadah,kubungkukan tubuhku.
Merendah se rendah rendahnya atas tinggi yang pernah ada.
Atas dosa yang belum sepenuhnya terampuni
Atas kehilangan yang mematikan nurani
Atas kehilangan yang mematahkan harapan
Atas rindu yang teramat menikam
Atas kelebihan yang selalu terasa kurang
Makhluk yang sukar untuk bersyukur.
Betapa sadarnya, jika ini adalah jiwa yang hina.
Hina dari yang paling hina
Sebab datang saat susah, lalu melupa saat senang.
Bukankah kebahagian juga sebagian dari ujian-nya?
Teruntukmu jiwa yang lelah
Semoga Allah senantiasa menguatkan, melapangkan serta mendekatkan.
Semoga lelahmu adalah pahala yang tiada putusnya.

Allahumma amin. 

edit post

0 Reply to "mademyself"

  • Posting Komentar